Ancaman yang mengerikan…

Ku buka selimutku setelah tidur yang cukup panjang. Sedetik itu juga dingin menyapa dan mengoyang-goyang tubuhku. “Waktu pastinya sudah tidak perawan lagi,” bathinku berbicara sendu. Iya jam sudah menunjukkan 11:30 ketika aku akhirnya menyadari bahwa 30 menit lagi shalat dhuhur.

“Belum ngapa-ngapain udah dzuhur segala,” kali ini aku membathin dengan sedikit kesal.

Tidak hanya cuaca saja yang berubah ketika musim juga berubah. Musim dingin yaitu Winter adalah musim di mana selain dingin dan malam juga sangat lama, dan itu sebaliknya dengan musim summer yaitu dengan siangnya yang sangat lama. Yang lucunya lagi, bulan Ramadhan pasti selalu di musim summer. Belum panas yang sangat tidak sopan, keringat berceceran, dan siangnya bahkan bisa mencapai 16 atau 17 jam. Lama selama-lamanya deh. Berharap bisa mendapat pahala lebih karena waktunya yang lama, tetapi kalau ke kampus aja pas pasti deh lihat bule-bule berpakaian asal. Belum lagi yang jemur-jemuran ( Pakaian kaleeee, pake jemur segala). Ya begitulah.

Awalnya hari ini, Senin (5 December 2011) yang sangat dingin sekali juga, aku berencana ke kampus untuk mengerjakan tugas akhir semester dan juga menjadi tugas akhir aku sebelum menjadi the Master. Alasannya, kalau di kerjain di perpustakaaan, energy positifnya lebih banyak dari pada di apartemen. Kalau di rumah boro boro nyelesain tugas, membaca aja aku sulit ( :D). Iya belum lagi ngelihat kasur, belum lagi nonton tivi, belum masak lagi, belum main game lain. Tiba-tiba ngelihat jam udah malam.

Kalau udah malam ya semangat membuat tugas semakin sirna. Makanya jalan satu-satunya untuk menyelesaikan semua tugas harus ke perpustakaan. Aku janji. Kalau buat tugas ya hanya buat tugas, dan ga bakalan ngabisin waktu untuk lihat-lihat bule cantik deh( percaya lah padaku kali ini saja :D).

Sebelum berangkat, seperti biasa aku buka email. Dan tiba-tiba aku mendapatkan email dari  kampus yang berisi “ Evan Library threat Bomb”. Beuuhhhhh. “Apa lagi neh,” pikirku”. Dan isi emailnya berlanjut untuk menjauhi perpustakaan, karena polisi sedang mencari bomb. Waduh akhirnya kekampus harus aku batalkan karena gara-gara bomb sialan itu.

Sebenarnya, selidik punya selidik, itu hanya rekayasa saja. Aku melihatnya banyak kemungkinan kenapa ancaman bomb itu terjadi lagi. Kalau dulu bahkan lebih gila dan konyol lagi. Ada mahasiswa yang bawa pistol mainan yang orang-orang pikir itu pistol beneran sampai semua kampus tutup dan akhirnya aku libur kuliah. Dan ketika aku selidiki, itu terjadi pas waktu April Mop. Hufff. Mengerikan sih tetapi menyenangkan dalam waktu bersamaan. Coba aja sering-sering kayak gitu, pasti deh sering libur kuliahnya :D.

Dan pernah juga mendengar di UT( Univesity of Texas Autsin) yaitu 2 jam dari  kampus kami, di temukan sekitar 4 orang mahasiswa tewas akibat kebutralan seorang mahasiswa stress menembak sembarangan dan akhirnya dia menembak dirinya sendiri ( Iyalah, kalau ga di tembak diri sendiri, pasti di penjara. Penjara lebih tersiksa lagi kan, dan berhubung dianya stress ya mendingan bunuh dirinya kali. Mungkin menurut dia “cool” gitu kali ya). Mengerikan deh sekolah di Amerika. Orang-orang pada sutris semua. Hufff

Tidak salah juga sih kenapa semua orang dengan mudahnya memainkan senjata, karena Amerika semenjak tahun berapa gitu sudah mulai melegalkan senjata ke semua orang.  Jangan-jangan ntar dosen ngancam mahasiswa yang ga buat tugas dengan senjata kali ya. “ Sambil mengeluarkan  senjata dan menodong mahasiswanya dengan senjata, “ Where is your homework?” Waduh ngeri banget deh.

Iya kita kembali kemungkinan yang aku bicarakan tadi. Kenapa ada ancaman bomb segala. Kemungkina pertama. 2 hari lagi mahasiswa bakalan ada ujian akhir semester, dan itu pasti ulah anak-anak brandal yang pengen diliburkan lebih cepat sebelum ujian. Kemungkinan kedua. Karena itu terjadi di perpustakaan, pasti deh ulah anak anak brandal yang lain yang saket hati yang mungkin tidak bisa pinjam buku atau kena denda sampai puluhan dolar-dolar gitu. Kemungkinan ketiga, pasti ada sekelompok mahasiswa yang lagi main game. Gamenya ya itu tadi “ Berani atau Tidak”. Payah neh anak-anak jaman sekarang!.

Dan malamnya, aku mendapatkan kabar  bahwa ancaman itu cuma bo’ongan. Aku bilang juga apa. Mahasiswa kurang kerjaan. Hufff.

Ya akhirnya, mau atau pun tidak. Aku harus mengerjakan tugas dirumah saja karena deadline sudah 2 hari lagi.

“Keterpaksaan kadang kala menyulap semangat kita”

Advertisements

4 thoughts on “Ancaman yang mengerikan…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s