Awal December itu…

Ku tinggal sejenak dunia untuk melepas segala yang pernah menyeret hati ini. Pikiran dan jiwa ku bersenggama menuju ketidakpuasan bathin yang kupunya. Aku tidak sadar bahwa aku telah pernah melewati masa-masa sulit. Terkadang begitu mudah terlupakan apa yang pernah aku perjuangan. Ketika semuanya sudah berakhir aku tidak mau melihat kembali kebelakang. Aku begitu mudah lupa akan sebuah aliran magic “Tangan Tuhan” yang sejatinya membantu disetiap langkah perjuanganku selama di Amerika ini.

Dari dulu aku tidak mau kalau ter”lebel”kan sebagai manusia yang mau seenaknya saja. Manusia yang lupa bahwa dia selalu diperhatikan oleh Tuhan. Tetapi kenyataan tidak pernah bohong. Aku mungkin bisa saja berjanji untuk selalu mau mengucap kata terima kasih untuk semua yang ada yang pernah Tuhan berikan kepadaku. Bukti lagi lagi memberikan sebuah hasil yang menakutkan bahwa aku adalah seorang pembohong besar.

Sejengkal lagi mimpi itu akan kuraih. Tetapi kali ini aku raih dengan sedikit ketidakpuasan aku dalam memberikan yang terbaik kepada Sang Pembuat Mimpi. Aku menyalahi aturan dan tata cara untuk mengembalikan segala amanah yang pernah di titipkan Tuhan kepadaku. Kala itu aku mungkin pernah berkata aku akan membalas semua yang pernah aku dapatkan. Jangankan mengingat hal itu, aku sendiri saja lupa kalau aku pernah berjanji kepada Tuhan akan itu.

Tidak ada yang bisa aku rasakan selain rasa bahagia yang luar biasa ketika mimpi itu akan menjadi kenyataan. Sedikit lagi, sekali hirup lagi, dan selangkah lagi mimpi itu akan aku buat nyata dengan sebuah senyuman orang tua dan kasih-kasih terdekat yang selalu bersamaku selama ini.

Jujur, aku sedikit kecewa dengan diriku kali ini, bahkan bukan kali ini saja. Aku sukses menjadi manusia di hadapan manusia, akan tetapi aku gagal menjadi hamba yang di ingin Tuhan. Walaupun mimpi itu sudah berada begitu dekat denganku, aku masih belum mampu untuk mengembalikan semua kepada yang telah memberikan aku mimpi

Advertisements

3 thoughts on “Awal December itu…

  1. Mas Iqbal…senangnya melihatmu kembali merangkai kata. Ga terasa udah lebih dr sebulan aku juga ga pernah nulis lagi..hahaha
    Hayuukkk…udah siap packing ke indo kan ya? aku dan mas qef sudah siap menanti…hahahaha 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s