Aku pedih dan berdarah…

Ketidaksadaran berlabuh mewarnai hidup
Menjajal tubuh di keramaian malam
berharap hingga pagi menyentuh
Bersama sebuah sinar malam yang setia

Kuterus melangkah
Langkah-an pedih dan berdarah
Sempat terjatuh di kerikil tajam itu
Aku menangis
Karena itu yang aku punya

Katamu jangan pernah berhenti
Mudah bagimu menyurakan malam
bagiku semuanya gelap
Buta, Iya buta

Aku berhenti diujung malam
Bukan menyembah
menangisi hidup di sebuah pencarian
Terus menangis hingga semua terjawab

Ketidaksadaran merangkul lagi
Hanya sentuhan mustahil yang bisa
Langkah ku semakin berat
Aku menyerah....

27, July, 2011... di penghujung malam yang terlewat begitu saja :(
Advertisements

4 thoughts on “Aku pedih dan berdarah…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s