Father and a daughter

Ini hanya kisah seorang ayah dan seorang gadis cilik yang terpaut cinta tak bertepi.

Aku inggalkan dia di belantara entah berantah dengan dengan satu harapan yaitu tuhan akan mendoakanya.

Aku titipkan dia kepada tuhan sepenuhnya sebab aku sadari aku juga tidak mampu untuk menjaganya.

Duh Shayma Rifaya, begitu dia dinamakan dengan cinta, kalau suatu saat nanti engkau besar dan menyadari bahwa cintaku kepadamu tidak berujung, aku hanya mengharapkan doamu yang tidak lelah untukku. Iya doamu ketika kau hanya bisa mengenangku saja di mimpimu dengan tidak bisa memelukku lagi.

#baru menyadari betapa orang tua kita dulu akan melakukan apapun untuk penerusnya kelak.

Dua insan 

Pasangan adalah sahabat, tidak hanya merindukan kita ketika jauh namun dia juga yang menyisihkan tidurnya untuk satu doa di ujung malam.

Pasangan adalah kekasih hati, dia tidak hanya bersama dalam segala situasi namun juga tetap tegar ketika situasi tidak selalu seindah birunya langit.

Pasangan adalah pilihan, dia tidak hanya menjadi pilihan hati namun juga pilihan hidup ketika usia senja akan menanti.

#you may not know how much I love you.

/al-Maqhribi says

Saudaraku, mengapa kau terus merasa risau dan berusaha memburu dunia, sementara Allah telah menjamin rezekimu dan menghilangkan kesulitan dalam mencarinya. Ketika kau berjuang keras dan meraih sesuatu yang telah ditetapkan untukmu, tetapi lalai menetapi sesuatu yang dituntut darimu, berarti mata hatimu redup bahkan padam. Lepaskanlah dirimu dari hasrat untuk ikut mengatur. Jika sesuatu telah dikerjakan untukmu, kau tak perlu ikut mengerjakannya

Ilmu tanpa…

originalSuatu saat Engkau akan berterima kasih kepada orang yang dulunya Engkau benci. Suatu saat Engkau akan berterima kasih kepada  musibah yang kamu alami. Suatu saat Engkau akan berterima kasih akan banyaknya kehilangan yang kamu alami. Iya, suatu saat Engkau akan mengerti bahwa semua kondisi yang kamu alami hanya sebuah ‘sekolah’ kehidupan yang tidak akan pernah berakhir. Iya, semuanya bisa saja terjadi tidak seperti yang kita mau, dan ini yang saya sebut Ilmu yang tidak di dapatkan di dalam kelas.

Jujur, belakangan ini, saya merasa begitu kemayu dalam melihat hidup ini. Begitu sensitif melihat kondisi diri, dan terkadang begitu cengeng melihat masalah-masalah yang di hadapi. Ada disaat, dimana terkadang kita harus kembali duduk sejenak. Jangan terburu-buru untuk menghakimi hidup ini dengan segala keputusan ’emosi’ yang sering menjerumuskan kita ke arah yang tidak baik. Iya, kita terkadang terburu nafsu untuk melangkah cepat padahal itu cuma hanya sedikit teguran Tuhan agar kita belajar. Bahkan, kita sering tidak sadar bahwa ilmu kesabaran sendiri di dapatkan bukan dari kelas kesabaran itu sendiri, artinya adalah ketika ilmu yang kita pelajari saja tidak tahu harus kita cari dimana, jangan salahkan Tuhan kalau dia mengajarkan kita dengan banyak cara.

Memang benar, hidup selalu membutuhkan banyak kecerdasaan untuk sekedar bertahan dan berdiri kokoh seperti sekarang ini, namun sering sekali ada satu kecerdasaan yang lupa kita gunakan yaitu “hati dan spiritualitas” kita.Satu ungkapan yang cerdas dari Albert Einstein” Ilmu tanpa agama adalah lumpuh, agama tanpa ilmu adalah buta.”

Back to write